This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 19 Oktober 2020

RUJUKAN DAN TRANSPORTASI BAYI BARU LAHIR


RUJUKAN DAN TRANSPORTASI BAYI BARU LAHIR



  1. Kasus yang termasuk ke dalam kelompok bayi baru lahir dengan komplikasi sakit berat, yaitu:
    1. Penyakit sangat berat
      • Infeksi berat / Sepsis
      • Kejang
      • Gangguan Nafas Berat
      • Hipotermia Berat
         
    2. Bayi Kuning
      • Ikterus Patologis
         
    3. Asfiksia atau Asfiksia tidak teratasi
    4. BB lahir < 2000 g ATAU BB lahir < 2500 g dengan komplikasi
    5. Bayi baru lahir dengan kelainan kongenital
    6. Diare / Dehidrasi
      • Dehidrasi Berat
         
  2. Kasus yang termasuk ke dalam kelompok bayi baru lahir dengan komplikasi sakit sedang, yaitu:
    1. Hipotermia Ringan
    2. Berat badan tidak naik, masalah menetek
    3. BBLR dengan BB lahir > 2000 gram tanpa komplikasi
       
  3. Kasus yang termasuk ke dalam kelompok bayi baru lahir dengan komplikasi sakit ringan, yaitu:
    1. Infeksi bakteri lokal
      • Ompalitis Ringan
      • Konjungtivitis Ringan
      • Infeksi Kulit Ringan

Rabu, 14 Oktober 2020

PANDANGAN ISLAM DAN AL-QURAAN TENTANG PERILAKU HIDUP SEHAT

 


PANDANGAN ISLAM DAN AL-QURAAN TENTANG PERILAKU HIDUP SEHAT




Salah satu ayat dalam Al-Qur’an telah menerangkan bagaimana pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan. Hal ini tertera dalam surat Al-Baqarah ayat 222:  


   Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran". oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. apabila mereka telah Suci, Maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.

Ayat di atas menerangkan bahwasannya Allah menyuruh umatnya untuk menjaga kebersihan, karena Allah menyukai orang-orang yang mensucikan diri. Dengan mensucikan diri dengan menjaga kebersihan akan menciptakan lingkungan yang sehat dan hidup yang bersih. Dengan demikian akan mempengaruhi pula pada kehidupan manusia, yakni terciptanya lingkungan yang bersih serta hidup yang sehat.

Seseorang dikatakan sehat bisa ditinjau dari segi fisik maupun psikis. Sehat dari segi fisik dapat dilihat dari bentuk 4 tubuhnya yang segar bugar dan mampu melakukan berbagai aktifitas. Sedangkan, seseorang dikatakan sehat secara psikis dapat diketahui bagaimana jiwa orang tersebut berfikir dengan baik dan bertindak secara realistis. Dalam hal ini kehidupan manusia sangat dipengaruhi oleh badan yang sehat dan lingkungan yang bersih, untuk menjaga pola hidup yang sehat yang nantinya memberikan pengaruh positif bagi kesehatan seseorang. Begitu juga sebaliknya jika seseorang kurang memperhatikan kesehatan dan kebersihan lingkungan maka dampak yang akan terjadi adanya berbagai virus atau penyakit yang akan menyerang tubuh sehingga ia tidak lagi merasakan kesehatan. 

Oleh karena itu, seseorang perlu menjaga gaya hidupnya dengan baik dan teratur untuk mendapatkan hidup sehat. Sebagai contoh gaya hidup orang sekarang yang disebut sebagai gaya hidup pragmatisme (gaya hidup serba instan), yakni seseorang lebih menyukai hal-hal yang praktis, tidak repot dan cepat saji. Gaya hidup yang demikian misalnya mengonsumsi makanan siap saji (fast food, soft drink), penggunaan bumbu penyedap msg yang mengandung bahan kimiawi sintetis, tidak baik bagi kesehatan, kandungan bahan pengawetnya sedikit demi sedikit akan menumpuk dalam tubuh dan menimbulkan penyakit di kemudian hari.

Penjelasan mengenai pandangan Islam dan Al-qur'an tentang perilaku hidup sehat bisa di download pada link berikut https://drive.google.com/file/d/1CDaxN5Qtl999F_vTd9EyxkL6ZsJ9fjdq/view?usp=sharing

Selasa, 22 September 2020

MACAM PEMBERIAN OBAT

 MACAM PEMBERIAN OBAT


Obat  adalah semua zat baik dari alam (hewan maupun tumbuhan) atau kimiawi yang dalam takaran (dosis) yang  tepat atau layak dapat menyembuhkan, meringankan atau mencegah penyakit atau gejala-gejalanya.

Tujuan Pemberian Obat

》Untuk menghilangkan rasa nyeri yang dialami klien.
》Obat topikal pada kulit memiliki efek yang lokal
》Efek samping yang terjadi minimal
》Menyembuhkan penyakit yang diderita oleh klien 

Adapun  Cara pemberian obat didasarkan pada bentuk obat, efek  yang diinginkan baik fisik maupun mental. Diantaranya :


Oral: Pemberian obat melalui mulut merupakan cara paling mudah dan paling sering digunakan. Obat yang digunakan biasanya memiliki onset yang lama dan efek yang lama.

Parenteral : Pemberian obat melalui perenteral merupakan pemberian obat melalui jaringan tubuh.pemberian obat parenteral, merupakan pilihan jika pemberian obat dari mulut merupakan ktrak indikasi.

Topical : Obat diberikan pada kulit atau mukosa. Obat-obat yang diberikan biasanya memiliki efek lokal, obat dapat di oleskan pada areah yang diobati  atau medicated baths. Efek sistematik dapat timbul jika kulit klien tipis.

Inhalasi :Jalan nafas memberikan tempat yang luas untuk absorrsi obat, obat diinhalasi melalui mulut atau pun hidung.

Untuk lebih jelas silahkan download dan pelajari power point pada link berikut https://drive.google.com/file/d/1nn0CHvcrYUz3Tud5HUPI-GgGfEVI_vrT/view?usp=sharing

PEMERIKSAAN FISIK HEAD TO TOE

 PEMERIKSAAN FISIK HEAD TO TOE



Pemeriksaan Fisik adalah pemeriksaan yang dilakukan tenaga kesehatan kepada klien dari ujung rambut sampai ujung kaki guna mengetahui kesehatan klien apakah dalam keadaan baik atau ada masalah.

APA SAJA YANG DILAKUKAN PADA SAAT PEMERIKSAAN FISIK :

1. ANAMNESE, Yaitu tanya jawab seputar keluhan klien, dan riwayat-riwayat penyakit klien, kebiasaaan/gaya hidup klien

2. Pemeriksaan Tanda-tanda vital

3. Pemeriksaan Fisik

4. Pemeriksaan Tambahan

Pada dasarnya pemeriksaan fisik akan meliputi:

Inspeksi: melihat adakah kelainan pada organ tubuh yang hendak diperiksa.

Palpasi: menyentuh dengan teknik tertentu untuk memeriksa adakah benjolan, tulang yang patah, atau kelainan lainnya.

Perkusi: tubuh akan mengeluarkan suara tertentu walaupun dalam kondisi normal, misalnya pada paru akan terdengar sonor karena berisi udara, dan pada lambung akan terdengar timpani karena berisi gas. Tujuan pemeriksaan ini adalah mendeteksi adakah cairan atau massa pada tubuh seseorang, contohnya jika paru-paru ketika diketuk malah terdengar redup, maka kemungkinan adanya massa pada organ tersebut.

Auskultasi: pada pemeriksaan ini dibutuhkan stetoskop untuk mendengarkan adakah kelainan pada organ, seperti pada pemeriksaan jantung, paru-paru, dan lambung.

Silahkan download powerpoint dan pelajari https://drive.google.com/file/d/14bkTOAf9wRtK0jQjtimBaG4rrJyPqYQK/view?usp=sharing






Senin, 21 September 2020

PEMERIKSAAN TANDA-TANDA VITAL

 PEMERIKSAAN TANDA-TANDA VITAL

1. Pemeriksaan Tekanan Darah


2. Pemeriksaan Suhu Badan



3. Pemeriksaan Pernafasan


4. Pemeriksaan Nadi


Untuk Penjelasan Lebih Lengkap silahkah download powerpoint dan pelajari pada link berikut https://drive.google.com/file/d/1W1oHfsqCtIT73UHWCqbtiBZU0Y4uX3Ia/view?usp=sharing

Selasa, 15 September 2020

IMUNISASI LANJUTAN DAN JENIS IMUNISASI LAINNYA YANG PENTING UNTUK ANAK

IMUNISASI LANJUTAN DAN JENIS IMUNISASI LAINNYA YANG PENTING UNTUK ANAK




Vaksin atau imunisai adalah cara pencegahan penyakit yang bisa menyebabkan kecacatan dengan cara membentuk kekebalan atau imunitas tubuh terhadap ancaman penyakit tertentu. Selain imunisasi dasar yang wajib diberikan pada bayi usia 0 - 12 bulan, terdapat imunisasi lanjutan dan jenis imunisasi lainnya yang bisa diberikan kepada balita. 

Apa saja yang termasuk kedalam jenis imunisasi lanjutan?

Usia 18-24 bulan: 1 dosis DPT, hepatitis B, HiB, dan campak/MR

Usia 6—7 tahun: 1 dosis campak dan DT

Usia 7—11 tahun: 1 dosis Td

Apa sih imunisasi ulangan (booster) dan kegunaannya buat apa?

Imunisasi bertujuan memberikan antibodi bagi anak. Setelah imunisasi, antibodi anak akan meningkat. Tetapi suatu saat antibodi tersebut akan turun lagi, sehingga harus diberikan imunisasi ulangan (booster). Tujuannya agar antibodi akan meningkat kembali sehingga anak tidak mudah terserang penyakit.

Gimana jika saya terlambat melakukan imunisasi lanjutan atau bahkan tidak mengulang? Apakah vaksin sebelumnya menjadi sia-sia terhadap anak saya?

Imunisasi sebaiknya tetap diberikan sekalipun tidak sesuai jadwal pemberian karena artinya bayi atau anak tersebut belum mempunyai kekebalan terhadap penyakit tersebut. Tetapi, jika umurnya sudah terlewat jauh beberapa tahun, untuk beberapa penyakit tertentu mungkin menjadi kurang penting, karena kemungkinan tertular semakin kecil. Untuk itu perlu konsultasi dengan dokter untuk mengejar imunisasi yang terlewat.

Apakah dengan imunisasi lengkap (termasuk booster) anak bisa dipastikan tidak terkena virus?

Bayi atau anak yang telah diimunisasi masih dapat tertular penyakit, namun dampaknya akan jauh lebih ringan dibanding terkena penyakit secara alami tanpa imunisasi. 

Kalau untuk Imunisasi tambahan apa saja?


- 2 bulan : PCV 1 (untuk mencegah meningitis, pneumonia, sepsis)

- 4 bulan : PCV 2

- 6 bulan : PCV 3 + Influenza 1

- 7 bulan : Influenza 2

- 12-15 bulan : PCV 4


Selain imunisasi yang termasuk dalam program imunisasi nasional dari Kementrian Kesehatan, ada pula sederet vaksin yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), yaitu: PCV, rotavirus, influenza, tifus, hepatitis A, varisela, HPV, Japanese encephalitis, dan dengue.penjelasan mengenai macam jenis imunisasi tambahan dan imunisasi lainnya bisa di download dipelajari pada link berikut https://drive.google.com/file/d/15UJ7hg20TRoB3544ullimKMsj14s8FQe/view?usp=sharing

Minggu, 13 September 2020

IMUNISASI DASAR PADA BAYI

 IMUNISASI DASAR PADA BAYI 




Imunisasi dasar yang wajib diberikan kepada bayi usia 0-12 bulan menurut anjuran pemerintah terdiri dari beberapa jenis imunisasi, diantara nya :

1. BCG mencegah penyakit TBC 

2. DPT mencegah penyakit dipteri, batuk rejan, tetanus 

3. POLIO mencegah penyakit polio 

4. HEPATITIS B mencegah penyakit hepatitis B (penyakit kuning)

5. CAMPAK mencegah penyakit penyakit campak

6. HiB mencegah penyakit radang selaput otak (meningitis), pneumonia, radang selaput pendengaran atau telinga


power point dapat di download pada link berikut https://drive.google.com/file/d/1Gq39asokDKGxwzY87lMYSoKEPGA7qNk3/view?usp=sharing